Categories: METROPOLIS

Belum Seminggu Sudah Empat yang Dirusak

Wakil Wali Kota Jayapura, H Rustan Saru MM

JAYAPURA – Di tengah upaya pemerintah kota untuk menata kota lebih baik ternyata ada saja pihak yang tak mendukung. Satu upaya tersebut adalah dengan memajang pot  berisi bunga di depan Kantor DPRD Kota Jayapura dan GOR Waringin Kotaraja. Beberapa pot ini diletakkan persis di atas pembatas jalan dan ember cat yang disiapkan juga dicat warna warni.  Hanya saja meski belum sepekan ternyata ada saja pihak yang tak senang. 

 Wakil Wali Kota Jayapura, H Rustan Saru MM mengaku bahwa dari pot yang dipasang tersebut sudah ada beberapa yang dirusak. “Memang ada banyak tangan jahil dan kemarin kami cek ternyata ada empat bunga yang dipatah dan ada juga pot yang dirusak. Entah apa maksudnya tapi yang jelas ini tidak mendukung upaya pemkot,” kata Rustan melalui ponselnya, Kamis (6/2). Dikatakan pot-pot ini selain memberi warna baru di  Kota Jayapura, juga untuk menjawab instruksi dari Kementerian Lingkungan Hidup yang meminta agar kota dipercantik dan dicarikan ruang untuk pohon atau bunga. 

 Rencananya penyebaran pot bunga ini tak hanya dipajang di Kotaraja tetapi juga akan ke distrik lain. “Saya sudah cek dan bilang langsung ganti, kalau ada yang dirusak lagi langsung ganti saja dan begitu terus sampai pelakunya capek sendiri. Memang tidak mudah melakukan perubahan yang penting pemerintah jangan menyerah,” jelasnya. Dari upaya ini dikatakan setiap tempat usaha ataupun kantor juga diwajibkan untuk menyiapkan tempat sampah dan pot bunga. 

 “Itu wajib, tempat sampah untuk  bisa dipilah dan pot bunga untuk mempercantik kantor atau tempat perbelanjaan. Ini harus dilakukan.” Katanya. Rustan Saru menyebut dari beberapa kelurahan, Kelurahan Gurabesi dan Kelurahan Kota Baru yang sudah menjalankan dan ia meminta semua kelurahan melakukan hal serupa. “Jadi setiap toko wajib  menanam dan meletakkan pot bunga plus bunganya,” katanya. 

 Hanya kata  politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku sulit untuk memuluskan upaya pemkot jika tak ada partisipasi dari masyarakat. “Masyarakat harus memahami itu dan harusnya didukung,” pungkasnya. (ade/wen) 

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

12 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

20 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

21 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

22 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

23 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

1 day ago