Categories: METROPOLIS

Hujan Deras, Banjir dan Longsor di Dok IX

JAYAPURA-Hujan deras disertai Guntur yang terjadi pada Rabu (5/1) malam membuat sejumlah titik tergenang air. Akibat hujan deras ini juga membuat banjir dan longsor di kawasan Dok IX Jayapura sekira pukul 23.30 WIT. Sejumlah material lumpur dan kerikil banyak terbawa banjir.

    Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano bersama Wakil Wali Kota, Ir Rustan Saru dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, langsung meninjau lokasi terjadinya banjir dan tanah longsor di di Dok IX Kelurahan Tanjung Ria, Jayapura Utara pada Kamis, (6/1).

   “Saya memang membuka komunikasi yang baik dengan warga kota. Makanya, saya dapat informasi langsung tentang banjir dan longsor ini dari warga via Whatsapp, sehingga saya langsung ke sini.” ujar Wali Kota Dr Benhur Tomi Mano, MM  kepada awak media.

   Dikatakan pihaknya,  kawasan tersebut rentan banjir dan longsor karena rumah atau bangunan terletak di daerah resapan air. Pemerintah meminta para OPD terkait untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut. “Wilayah ini memang kerap kali banjir dan longsor, karena sejumlah bangunan yang menghalangi aliran dan redapan air sehingga kita tata secara baik. Hari ini juga alat berat masuk dan mobil untuk angkut material longsor dan banjir.” Jelasnya.

   Akibat dari banjir tersebut, aktivitas warga pun lumpuh. Sekolah dan Gereja pun turut tertutup lumpur dan material pasca banjir. “Saya minta ketua RW untuk mencatat apa keluhan dan kebutuhan warganya dan dilaporkan kepada saya.” Terangnya.

   Terdapat puluhan warga yang terdampak banjir diantara 9 keluarga dari RT 01, 12 keluarga dari RT. 02 dan 23 keluarga di RT. 03. Pasca banjir dan longsor tersebut, sejumlah warga juga terlihat sibuk membersihkan material lumpur dan pasir yang terbawa banjir.

   Ketua RW. 07 Tanjung Ria, Agus Hermantara mengucapkan terimakasih atas kehadiran Wali Kota di daerahnya. “Kami mengucapkan terima kasih. Dengan kehadiran pak wali dan pak wakil sehingga ada perhatian khusus untuk kita.”

   Pihaknya juga meminta agar pembangunan Talud sepanjang 1 km bisa segera dilakukan. Hal ini penting untuk mencegah banjir dan longsor di kawasan tersebut. (cr – 265/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago