Categories: METROPOLIS

Keluarga Minta Polisi Ungkap Kematian Silvester Hisage

Keluarga korban kasus Fr. Silvester Hisage mendatangi Kantor LBH Papua di Tanah Hitam Abepura, Rabu, (6/1) kemarin. ( FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA- Keluarga korban kasus kematian misterius yang menimpa Fr. Silvester Hisage meminta Polisi dapat mengungkapkan kejanggalan kematian anak mereka.
Peryataan ini disampaikan keluarga korban bersama pihak STFT Fajar Timur Abepura dengan mendatangi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua guna menindaklanjuti pengungkapan kasus kematian misterius yang menimpa calon imam Papua Fr. Silvester Hisage pada 24 Desember lalu.
Dalam konferensi persnya keluarga korban mendesak kepolisian untuk mengungkapkan kebenaran penyebab kematian anak mereka. “Sampai saat ini, pihak keluarga masih menyelidiki sebab kematian karena, tidak mungkin apabila anak kami mati hanya karena mengkonsumsi minuman keras. Masih ada bukti lain yang polisi belum diselidiki. Menurut data Keluarga, masih ada kejanggalan karena bukti-bukti yang menandakan adanya keterlibatan pihak lain atas kematian anak kami,” ungkapnya di Kantor LBH, Tanah Hitam Abepura, Rabu, (6/1) kemarin.
Kata mereka hingga saat ini keluarga korban masih menunggu informasi terkait penyebab kematian, sebab pihak kepolisian belum memberikan informasi yang pasti.
“Padahal pihak kepolisian sudah melakukan investigasi, melakukan otopsi terhadap jenazah. Karena itu kami keluarga mengharapkan agar secepatnya diungkapkan,” katanya.
Keluarga menilai kematian Silvester Hisage terkesan didiamkan bahkan terjadi pembiaran atas kasus kematian misterius. “Terima kasih Lembaga Bantuan Hukum Papua yang siap menerima kami dan siap membantu,” katanya.
Sementara itu Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Fajar Timur, Pastor Dr. Yanuarius You, Pr. mengharapkan secepatnya polisi bisa mengungkapkan pelaku penyebab kematian dari Alm. Fr Silvester Hisage.
“Melalui investigasi yang telah dilakukan, segara ungkap pelaku dan paparkan bukti- bukti,” tegasnya.
Di sela-sela konferensi pers tersebut, keluarga korban bersama pihak STFT Fajar Timur menandatangani surat kuasa kepada Lembaga Bantuan Hukum untuk ditindaklanjuti agar bisa tercapai harapannya.
Usai menandatangani Surat Kuasa, Emanuel Gobay, selaku direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua berterima kasih karena pihak keluarga mempercayakan penyelesaian kasus kematian Silvester Hisage pada LBH.
Sekadar diketahui, mayat Frater Silvester Hisage diselokan di kawasan Asrama Mahasiswa Rusunawa Uncen Jayapura pada 24 Desember lalu, hingga dievakuasinya mayat Frater Silvester Hisage oleh pihak kepolisian telah menjadi opini publik di seluruh wilayah Papua bahkan di luar papua sehingga keluarga berharap ada pengungkapan dari kepolisian,(oel/wen).

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

5 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

6 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

7 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

8 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

9 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

10 hours ago