Categories: METROPOLIS

Guru YPK Harus Mampu Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

JAYAPURA-Badan Pengurus (BP) YPK di Tanah Papua menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar kepada seluruh guru  YPK se-Kota Jayapura. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari mulai Selasa (5/9) sampai Kamis (7/9) di Hotel Horison Padang Bulan.

  Ketua YPK di Tanah Papua Joni Y. Betaubun dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan Kapasitas Guru YPK dalam menerapkan konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Hal ini merupakan bagian dari langkah YPK di tanah Papua untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di tanah Papua khususnya di Kota Jayapura.

  “Saya selalu sampaikan, kerjakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita, selebihnya akan ditambahkan oleh Tuhan,” ujarnya.

  Lebih lanjut disampaikan kegiatan workshop tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pengajaran, dan pembelajaran serta strategi pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar. Untuk itu sangat diharapkan para peserta dapat secara serius mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga materi yang diperoleh selama kegiatan berlangsung, dapat diterapkan di masing masing sekolah YPK di Kota Jayapura.

  Sementara itu,  Pj Walikota Jayapura yang diwakili Pj  Sekda Kota Jayapura Roby K. Awi menyampaikan pendidikan merupakan pondasi dari sebuah masyarakat yang maju dan berkembang. Dimana Guru merupakan garda terdepan dalam menyebarkan pengetahuan dan membimbing generasi penerus bangsa. Untuk itu dukungan kepada guru adalah investasi yang sangat penting bagi kemajuan pendidikan di Kota Jayapura.

  “Dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang di dunia pendidikan saat ini saya mengajak kita semua untuk bersatu dalam semangat perubahan positif,” ajaknya. (rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago