

Asisten II Setda Jayapura Ir.Widhi Hartati bersama, Kadis tenaga kerja Kota Jayapura, Djoni Naa saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas pelatihan Barbershop oleh orang asli Papua, Selasa (28/9)lalu. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Jayapura Djoni Naa, mengungkapkan, dari tahun 2021 hingga bulan Mei 2022 untuk Pencari Kerja di Kota Jayapura sebanyak 10.556 orang, terdiri dari laki -laki sebanyak 5.846 orang, dan perempuan sebanyak 4.710 orang. Untuk Orang Asli Papua (OAP ) sendiri mencapai 649 orang terdiri 318 orang laki laki dan sisa perempuan.
Djoni mengakui, Pemerintah kota Jayapura juga berkomitmen dalam membantu menyerap tenaga kerja yang baru lulus maupun yang sudah lulus dan belum mendapatkan pekerjaan. Diantaranya dengan cara mengiatkan program padat karya melalui pengecatan talud marka jalan yang dilakukan dalam satu tahun bisa 2 sampai 3 kali, termasuk melakukan pelatihan di berbagai bidang seperti pelatihan Barbershop, kursus mengemudi dan lainnya.
“Kami sudah melakukan banyak hal dalam hal mengurangi pengangguran di kota Jayapura mulai dari melibatkan pada saat HUT RI,”ungkapnya.
Djoni berharap, semua tenaga kerja di kota Jayapura bisa diserap dengan baik namun tidak perlu pergi keluar daerah sehingga tidak mempunyai mental yang cukup penting membangun kotanya sendiri.(dil/tri)
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…