

JAYAPURA- Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) awal hari ketiga Calon Taruna (Catar) Akpol dan Tamtama Polri dalam rangka seleksi penerimaan Polri TA 2020 Panda Papua diikuti sebanyak 368 peserta.
Adapun 368 peserta tersebut terdiri dari calon Akpol Taruna/Taruni sebanyak 155 orang terdiri dari pria sebanyak 132 orang dan wanita sebanyak 23 orang. Sementara calon Tamtama diikuti sebanyak 213 orang.
Sebelum Pemeriksaan dimulai, para calon siswa dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Para calon siswa sebelum memasuki ruangan terlebih dahulu mencuci tangan dengan sabun serta dilakukan Pemeriksaan suhu tubuh.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan pemeriksaan administrasi ini dilakukan untuk mengecek kembali kelengkapan administrasi masing masing calon siswa apakah memenuhi syarat atau tidak yang selanjutnya akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh panitia penerimaan calon Akpol dan Tamtama.
“Pemeriksaan administrasi langsung diawasi baik oleh pengawas internal maupun eksternal Polri. Ini sebagai bukti bahwa penerimaan yang dilakukan oleh kepolisian dengan memegang prinsip bersih, transparan, akutabel dan humanis,” ucap Kamal dalam saat kegiatan yang dilakukan di Aula Elsama Numberi SPN Jayapura, Sabtu (4/7)
Tahapan selanjutnya kata Kamal yakni pada Minggu (5/7) akan dilaksanakan Rikkes bertempat di Biddokkes Polda Papua.
Sebelumnya, Calon Taruna, Taruni serta Tamtama terlebih dahulu mengukur tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan berkas-berkas dari tim dukcapil Provinsi Papua, pemeriksaan pendidikan, perpustakaan dan arsip daerah (PPAD). Pemeriksaan Rikmin Akpol dan Rikmin Tamtama diperiksa oleh panitia, dilanjutkan ke bagian Tim buku untuk mendaftarkan nomor casis. (fia/wen)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…