Categories: METROPOLIS

607 Mahasiwa Uncen  Diwisuda

JAYAPURA-607 Mahasiswa/i Uncen lulusan Progam Doktor, Magister, Program Sarjana dan Diploma diwisuda dalam rapat senat terbuka yang berlangsung di Auditorium Uncen, Kamis (4/3).

  Dari ratusan wisudawan/wati tersebut, ada  3 lulusan yang memperoleh predikat Cumlaude dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Ketiganya antara lain, Tumiran, Program Doktor (S3) Pada Program Doktor Ilmu Sosial dengan IPK 3,71, Yakobus Marrung Program Strata Dua (S2) Pada Program Studi Pendidikan IPA FKIP, dengan IPK 3,94 dan Delima Putri Utami dari Program Strata Satu (S1) Pada Program Studi Akuntansi FEB, dengan IPK 3,81.

   Rektor Uncen Oscar Oswald O. Wambrauw dalam sambutannya memperkenalkan 2 Guru Besar yang baru dikukuhkan Maret lalu. Keduanya Prof. Dr. Jonner Nainggolan, M.Si  Guru Besar di bidang Ilmu Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Uncen dan Prof. Dr. Vince Tebay, S,Sos.,M.Si Guru Besar di bidang Ilmu Adminitrasi Publik, pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Uncen.

   Dikatakan penambahan dua orang Guru Besar, memberi dampak pada kemajuan  Uncen ke depan. Hal itu juga tentunya akan meningkatkan kualitas Uncen sebagai salah satu jajaran kampus terbaik di kawasan timur Indonesia.

   Lebih lanjut status Uncen saat ini sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU), hal ini tentunya tantangan tersendiri bagi Uncen ke depan untuk lebih mandiri, meskipun tantangan lebih besar. Oleh sebab itu, Oscar mengharapkan semua pihak saling bergandengan tangan  dan bekerja untuk nama baik kampus.

   “Mewakili seluruh civitas akademika Universitas Cenderawasih kami menyampaikan kepada para wisudawan untuk senantiasa menjaga nama baik pribadi, keluarga, almamater Universitas Cenderawasih dan nama baik kalian ditengah masyarakat dalam berkarya dan bekerja,” pesannya.

  Rapat Senat Terbuka itu dihadiri oleh Pj Gubernur Papua Ridwan Rumasukun. Dalam sambutannya Ridwan menyampaikan bahwa saat ini tanah Papua sudah terbagi menjadi 6 Provinsi.

   Pemekaran ini merupakan suatu sinyal yang baik bagi lulusan baru untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan atau masuk bekerja pada instansi-instansi yang membutuhkan keahlian.

  “Harapan kami saudara-saudara yang baru diwisuda dapat mencari lowongan pekerjaan atau pun bisa membuat lapangan pekerjaan, sehingga nantinya di tanah Papua akan terbuka lowongan pekerjaan, dan masyarakat dapat menikmatinya,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

58 minutes ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

2 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

3 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

4 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

5 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

6 hours ago