

Pj Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey (Foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Angka penyebaran HIV Aids di Kota Jayapura belakangan ini terus mengalami trend peningkatan kasus dari tahun ke tahun. Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, mengajak masyarakat di Kota Jayapura terutama kaum muda supaya harus waspada dengan masalah ini.
Yang mengaku sangat prihatin dengan melihat kondisi tingginya masyarakat di Kota Jayapura yang terpapar HIV-AIDS. Karena itu masalah ini harus menjadi warning bagi generasi muda di Kota Jayapura untuk tidak hidup dalam pergaulan bebas.
“Kalau melihat kasus baik HIV-AIDS, cukup tinggi. Itu sudah ribuan, itu memberikan peringatan bagi kita semua, untuk senantiasa menjaga diri, waspada dan jangan melakukan tindakan yang bisa memberikan ruang untuk penyebaran HIV-AIDS,” kata Frans Pekey, Sabtu (2/12).
Dia menerangkan ada banyak kegiatan masyarakat yang tidak terkontrol justru dapat menjadi jembatan terjadinya penyebaran HIV-AIDS ini, misalnya narkoba lalu kemudian dengan cara suntik memindahkan jarum dari satu orang ke orang lain. Kemudian ada juga perilaku menyimpang seperti seks bebas dan lain sebagainya. Ini tentu sangat membahayakan diri sendiri dan juga membahayakan orang lain.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat di Kota Jayapura supaya harus menjaga diri dan waspada terutama bagi mereka yang sudah berpasangan supaya harus hidup setia dengan pasangan.
“Kalau yang punya pasangan setialah kepada pasangan, kemudian yang belum punya pasangan tunggu pada saatnya. Carilah pasangan yang bukan pindah-pindah, tetapi pasangan yang untuk hidup bersama berdampingan menjadi suami istri,” tambahnya. (roy/tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…