

Sekda Frans Pekey (foto:Mboik Cepos)
JAYAPURA-Bakal Calon Walikota Jayapura, Frans Pekey yang saat ini masih menjabat sebagai Sekda Kota Jayapura, menegaskan, dirinya secara resmi mundur dari ASN setelah ada penetapan dari komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura.
“Saya mundur setelah penetapan calon oleh KPU. Bukan setelah pendaftaran ke KPU,” kata Frans Pekey, Selasa (3/9).
Apa yang disampaikannya itu mengacu pada, ketentuan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 56 dan pasal 59 ayat 3, yang menyatakan bahwa pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama yang akan mencalonkan diri menjadi gubernur dan wakil gubernur, bupati/walikota, dan wakil bupati/wakil walikota wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis dari ASN sejak ditetapkan sebagai calon.
“Jadi sekali lagi saya akan menyatakan pengunduran diri setelah ada penetapan,” ujarnya.
Lanjut dia, sesuai jadwal, penetapan dari KPU akan dilaksanakan pada 22 September nanti. Dengan demikian, sebelum penetapan itu para bakal calon yang statusnya ASN jika mengacu pada aturan ini tetap menjalankan tugasnya sampai KPU mengeluarkan penetapan.
Namun apabila nanti sudah ada penetapan, tentu dia juga akan menyampaikan secara resmi ke PJ Walikota Jayapura terkait dengan pengunduran dirinya, apabila memang benar-benar mendapatkan penetapan dari KPU Kota Jayapura. Saat ini dirinya pun sudah mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah Walikota Jayapura periode 2024-2029 bersama 3 pasang calon lainnya. (roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…
Manajemen kampus menjamin tidak ada toleransi bagi penyusupan paham maupun ideologi yang bertentangan dengan…