Diakui, ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan tindak lanjut dari data piutang tersebut, pihaknya akan melakukan verifikasi kembali beberapa pelanggan karena dengan tunggakan lebih Rp 39 miliar. Diakui butuh identifikasi kembali pertama kemungkinan besar di situ ada rumah pelanggan tidak dihuni bahkan ada beberapa kasus rumah itu juga sudah tidak ada lagi karena kebakaran yang ada di beberapa di lokasi dan ini tidak dihuni lagi.
Khusus untuk pelanggan golongan TNI/Polri dengan jumlah prosentase tunggakan 8,6% dari total piutangnya memang ada beberapa hal yang saat ini masih dilakukan identifikasi, banyaknya perumahan-perumahan TNI/ Polri yang sekarang tidak lagi ditanggung oleh dinas. Inilah menyebabkan harus dilakukan lagi identifikasi untuk dibayar oleh masing-masing penghuni yang bertanggung jawab dan ini yang menjadi kendala.
“Jadi sekali lagi dengan jumlah tunggakan yang besar lebih Rp 39,3 miliar, memang masih membutuhkan juga validitas data dan bahkan kami memiliki kegiatan ataupun program untuk memverifikasi kembali piutang-piutang yang ada di data billing kami sehingga tingkat akurasi ini dapat kami maksimalkan,”katanya. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun demikian, Purbaya menekankan bahwa sumber pendanaan akan menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.…
Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat itu menjelaskan, Board of Peace digagas oleh…
Menurut Edy, status kepegawaian yang diberikan kepada pegawai SPPG saat ini justru mencerminkan kondisi ketenagakerjaan…
Kasus keracunan massal yang terjadi di beberapa wilayah menjadi sinyal peringatan serius. Padahal, MBG merupakan…
Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum Dodi Herman Fartodi menilai tindakan aparat tersebut berpotensi merupakan pelanggaran…
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi yang diinginkan para pedagang sehingga bantuan paket…