

Panitera Pengadilan Agama Jayapura Andiman, S.HI
JAYAPURA – Tren pendaftaran perkara di Pengadilan Agama (PA) Jayapura selama bulan Ramadan cenderung menurun atau melambat mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Memasuki hari ke-14 bulan pelaksanaan ibadah puasa, Pengadilan Agama Jayapura mencatat telah menerima 13 gugatan dan permohonan dua (2) perkara pada proses 19 Februari 2026 hingga Selasa, 3 Maret 2026. Meski demikian, beban kerja di pengadilan agama tetap berjalan normal.
Hal ini disampaikan langsung Panitera Pengadilan Agama Jayapura Andiman, S.HI kepada Cenderawasih Pos, Selasa (3/3). Hal ini menurutnya terjadi seringkali disebabkan oleh penyesuaian jam kerja, fokus ibadah, hingga menjalankan puasa.
“Kalau banyak yang rujuk tidak juga, biasanya ketika bulan Ramadan begini yang mendaftar perkara agak kurang, nanti setelah lebaran baru mulai banyak lagi yang daftar,” kata Andiman.
Meski secara umum pendaftaran cenderung melambat, produktivitas penyelesaian perkara di akhir atau pasca Ramadan sering kali meningkat untuk mengejar target penyelesaian perkara sebelum libur panjang lebaran.
Andiman menduga lonjakan pendaftaran perkara di pengadilan agama akan terjadi setelah ramadan mendatang. Kondisi ini ia sampaikan mengingat pada Januari dan Februari perkara yang masuk tergolong meningkat.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…