Categories: NASIONAL

Presiden Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik AS–Israel dan Iran

Analis Sebut Usulan yang Tidak Realistis

SURABAYA– Tawaran Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi juru runding konflik Amerika Serikat (AS)–Israel dengan Iran menuai pro dan kontra. Di tengah eskalasi militer yang kian memanas, sejumlah analis menilai langkah tersebut “sangat tidak realistis” dan sulit diwujudkan secara diplomatik maupun politik. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebelumnya menyatakan kesiapan Indonesia memfasilitasi dialog guna menciptakan kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Bahkan, apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Prabowo disebut bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi langsung. Langkah ini muncul setelah serangan AS–Israel ke Iran pada akhir Februari 2026 memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Mantan Duta Besar RI untuk AS, Dino Patti Djalal, mempertanyakan efektivitas tawaran tersebut. Menurutnya, secara historis AS jarang menerima campur tangan pihak ketiga dalam konflik strategisnya. “Ego Amerika sebagai negara superpower terlalu tinggi untuk menerima itu,” ujarnya.

Selain itu, dari sisi politik dan logistik, mediasi dinilai sulit dilakukan karena Indonesia harus menjembatani kepentingan Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, serta otoritas Iran dalam situasi perang terbuka. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menyampaikan keraguannya. Ia menilai ketimpangan posisi Indonesia dengan AS membuat peluang menjadi mediator efektif semakin kecil.

Sejumlah pengamat menilai tawaran mediasi lebih bernuansa simbolik. Pengamat pertahanan dari ISEAS–Yusof Ishak Institute, Made Supriatma, menyebut gagasan tersebut sebagai “gimmick” karena Indonesia belum memiliki leverage politik, ekonomi, maupun militer yang signifikan dalam konflik tersebut.

Peneliti PARA Syndicate, Virdika Rizky Utama, bahkan menilai langkah ini sebagai upaya “memoles citra” di tengah krisis global.Konflik sendiri semakin kompleks setelah laporan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan terbaru.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

5 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

6 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

7 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

8 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

10 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

11 hours ago