

Wali Kota, Abisai Rollo saat menyapa siswa di sela giat peluncuran pendaftaran calon paskibraka yang berlangsung di Aula GSG, Selasa (3/3).( Takim/Cepos)
Wali Kota Tegaskan Tak Ada Intervensi
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura resmi meluncurkan pendaftaran calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka. Peluncuran oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura itu berlangsung di Aula GSG Selasa (3/3).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan terbuka bagi siswa-siswi SMA/SMK sederajat yang telah memenuhi persyaratan.
“Hari ini kita launching pendaftaran calon-calon Paskibraka secara online. Semua siswa yang memenuhi syarat dapat mendaftar melalui aplikasi. Tidak boleh ada intervensi dalam proses ini. Semua harus tertib dan mengikuti mekanisme yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Sebanyak 31 sekolah di Kota Jayapura akan berpartisipasi dalam proses seleksi tahun ini. Melalui sistem berbasis aplikasi tersebut, diharapkan seluruh tahapan berjalan transparan dan mampu menjaring calon anggota Paskibraka yang benar-benar siap menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Wali Kota juga berharap para peserta yang terpilih nantinya dapat menjalani latihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab sehingga mampu melaksanakan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan baik dan penuh kebanggaan.
Dari hasil seleksi, akan dipilih sebanyak 40 orang. Rinciannya, 30 orang bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat Kota Jayapura, sementara 10 orang terbaik akan dikirim mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Papua.
Selanjutnya, peserta terbaik dari tingkat provinsi berkesempatan mengikuti seleksi nasional di Istana Negara. Menurut Abisai, sistem online ini memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri daerah, baik asli Papua maupun non-Papua.
“Kalau bisa ada perwakilan anak-anak Papua yang lolos hingga tingkat nasional, itu akan menjadi kebanggaan kita bersama dan menunjukkan bahwa generasi muda Papua siap,” ujarnya.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…