Categories: METROPOLIS

Selalu Bersyukur  untuk Semua Kasih Tuhan, Dalam Situasi Seperti ini

Memaknai HUT Pekabaran Injil ke 166 Tahun di Masa Pandemi Covid-19

Tokoh Agama di Papua, Pdt. Jhon Baransano ( FOTO: Yewen/Cepos)

5 Februari setiap tahun selalu diperingati sebagai hari pekabaran injil (Hut PI) di tanah Papua yang dirayakan oleh seluruh dedominasi gereja yang ada di Papua. Namun, tahun 2021 perayaan Hut PI ini dirayakan di tengah-tengah pandemi Covid-19 saat ini. Seperti apa perayaan HUT PI di tengah-tengah pandemi Covid-19 saat ini?

Laporan: Roberthus Yewen

Perayaan Hut PI ke 166 tahun pada 5 Februari 2021 besok (hari ini-red) nampaknya berbeda seperti perayaan-perayaan Hut PI di tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, tidak semeriah tahun lalu yang yang dihadiri oleh puluhan ribu orang di Pulau Mansinam di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Meskipun demikian, perayaan secara teologis dalam memperingati injil Tuhan yang dibawa oleh dua misionaris dari Jerman bernama Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler pada 5 Februari 1885 di Pulau Mansinam 166 tahun yang silam ini tetap dirayakan oleh seluruh umat Kristen yang ada di bumi cenderawasih.

Di tahun ini setiap jemaat dari masing-masing gereja tidak bisa merayakan Hut PI di Pulau Mansinam, tetapi perayaan injil di negeri matahari terbit ini akan tetap dilaksanakan di masing-masing jemaat atau gereja seperti biasanya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Imbauan dari BPAM Sinode GKI di Tanah Papua, dimana ibadah tetap dilakukan di jemaat masing-masing sesuai dengan perayaan HUT PI yang ke 166 tahun dengan tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, yaitu protokol kesehatan dengan tetap jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker,” kata tokoh agama di Papua, Pendeta (Pdt) Jhon Baransano, saat dihubungi Cenderawasih Pos, Kamis (4/2) kemarin.

Dari sisi perayaan Hut PI secara teologis dalam situasi pandemi Covid-19 saat ni, dimana jemaat selalu diarahkan untuk selalu bersyukur atas karya Allah melalui pekabaran injil yang dibawa oleh kedua rasul Tuhan, yaitu Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler di Tanah Papua yang diperingati hari ini genap 166 tahun.

Hal ini merupakan sebuah karya, ungkapan syukur yang tidak akan pernah dilupakan dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Dimana, umat akan selalu diarahkan untuk tetap selalu berdoa dan tetap bersyukur untuk semua kebaikan kasih Tuhan yang membawa peradaban di Tanah Papua, melalui injil Tuhan selama ratusan tahun ini.

Oleh karena itu, setiap umat diarahkan untuk tetap percaya kepada Tuhan dengan cara bersyukur dengan kekuatan dan kuasa dari sang pemberi hidup dalam doa bahwa Tuhan akan menghalau situasi ini, sehingga akan berakhir. Karena hal ini merupakan inti dari perayaan Hut PI di tanah Papua.

“Jadi, umat diarahkan untuk tetap percaya, tetap berdoa dan tetap beriman kepada Tuhan dalam situasi apapun. Ini merupakan sisi yang dilihat sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan di atas segala-galanya,” ucap Pdt dari Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua ini.

Untuk perayaan Hut PI di Pulau Mansinam sendiri berdasarkan surat edaran dari Sinode GKI di tanah Papua tidak dilakukan. Namun, semua umat diarahkan untuk ibadah di jemaatnya di gereja masing-masing. Sedangkan di Jayapura melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Provinsi Papua akan dilakukan sebuah perayaan HUT PI yang dilaksanakan di Koya Koso, Distrik Muara Tami Kota Jayapura dengan tetap menjaga protokol kesehatan serta dilaksanakan secara virtual.

“Pada intinya adalah bersyukur kepada Tuhan dan berdoa untuk pemulihan dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 hari ini. Umat diarahkan untuk tetap percaya, berdoa dan ikuti semua anjuran yang disampaikan kepada pemerintah, sebab ini untuk kebaikan bersama,” ujar Pdt. Baransano yang juga merupakan salah satu pengurus di BPAM Sinode GKI di Tanah Papua. (*/wen)

newsportal

Recent Posts

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

5 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

7 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

10 hours ago

Dipicu Masalah Asmara, Dua Kelompok Warga di Merauke Saling Serang

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…

12 hours ago

Lautan Batu Apung Kepung Pantai Hamadi

Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…

14 hours ago

Nasib Ratusan Mahasiswa Penerima Beasiswa SUP Terancam

  Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…

20 hours ago