Categories: METROPOLIS

Waspada dan Hati-Hati Saat Hujan Deras

Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM dan Kapolresta  Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas, belum lama ini. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Dalam satu pekan terakhir Kota Jayapura dan sekitarya terus diguyur hujan, beberapa ruas jalan ada yang tergenang, namun hingga kini tak ada banjir, ataupun longsor.  Daerah yang banjir di daerah Arso Kabupaten Keerom, maupun Kabupaten Jayapura.

Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM mengakui, ancaman banjir dan tanah longsor pada saat musim penghujan seperti saat ini tetap ada dan harus diwaspadai masyarakat, karena seperti pelajaran sebelumnya pada saat musim penghujan bulan Februari hingga Maret Kota Jayapura juga beberapa titik daerahnya ada yang terdampak banjir dan tanah longsor.

  “Dengan adanya tim yang telah dibentuk dalam mitigasi bencana musim penghujan tahun 2021 harus dijalankan dengan baik, tim harus bisa melakukan komunikasi, koordinasi dan tahu Tupoksinya, dan melakukan penanganan secara cepat, tepat, akurat dan terencana,’jelasnya, Kamis (4/2) kemarin.

Hal lainnya, wali kota juga meminta kepada masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan jangan membuang sampah sembarangan, bagi yang tinggal di daerah bantaran sungai diharapkan tetap waspada dan hati-hati termasuk juga di daerah rawan longsor.

Wali Kota juga minta kepada Ketua RT/RW bisa meminta warganya untuk membersihkan lingkungan lakukan kerja bhakti bersihkan sampah yang ada di sungai, drainase, pohon-pohon yang akan tumbang dan berbahaya bisa dipotong supaya jika terjadi hujan tidak tumbang dan membahayakan orang.

Menurut wali kota,  daerah yang perlu diwaspadai dan menjadi langganan banjir di Kota Jayapura antara lain Perum Organda, Dok II Jayapura, Komplek SMAN 4 Jayapura, daerah Mosso dekat sungai Skamto, daerah Dok IX, Kotaraja, sedangkan kawasan diwaspadai longsor daerah Polimak, skyline, APO Kali, serta titik-titik lainnya.

Di tenpat terpisah Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura Alex Deu mengaku, dalam situasi seperti ini yang sudah memasuki musim penghujan, pihaknya tetap melakukan antisipasi dalam mencegah adanya pohon tumbang di sepanjang jalan yang dikuatirkan bisa membahayakan pengendara yang melintas, LPJU maupun aliran kabel yang terpasang melewati jalur itu.

Alex juga meminta kerjasama dari masyarakat jika memang ada pohon di halaman rumahnya yang mengganggu dan berbahaya untuk bisa dipotong supaya pada saat hujan deras angin kencang pohon tersebut tumbang tidak mengganggu kendaraan atau masyarakat yang melintas dan infrastruktur yang ada.

  Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., menambahkan, dalam memasuki musim penghujan pihaknya telah meminta kepada DLHK, Dinas PUPR PKP, PLN, Balai Jalan, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan tim koordinasi untuk antisipasi daerah-daerah rawan banjir, longsor,  pohon tumbang di wilayah Kota Jayapura dan lakukan pengerukan kali, sungai dan drainase.

  “Kita harus saling tingkatkan komunikasi dan koordinasi serta tahu Tupoksi kita, musim penghujan sudah terlihat, banyak wilayah sudah terendam banjir dan longsor apakah itu di Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura maupun di daerah kita sendiri, jadi kita harus jalankan Tupoksi kita masing-masing, alat-alat berat harus sudah disiapkan dengan baik, Posko -posko yang harus dibangun sudah ditentukan jika sampai terjadi musibah, sehingga manajemen mitigasi dalam pencegahan dampak banjir dan tanah longsor dengan adanya musim penghujan bisa dilakukan secara cepat, tepat, akurat dan terencana dengan baik,’’tandasnya.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

4 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

7 hours ago

Dipicu Masalah Asmara, Dua Kelompok Warga di Merauke Saling Serang

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…

9 hours ago

Lautan Batu Apung Kepung Pantai Hamadi

Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…

11 hours ago

Nasib Ratusan Mahasiswa Penerima Beasiswa SUP Terancam

  Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…

17 hours ago