Aktivitas berbahaya lain yang terjadi dimalam pergantian tahun itu ungkapnya adalah free style motor dilakukan oleh kalangan remaja di tengah kerumunan banyak orang. Kegiatan ini sebutnya masih terjadi di tempat ketika jalan sepih baik malam maupun siang hari.
Rupanya kata Merauje, mabuk dan melakukan tindakan tidak terpuji di tempat itu adalah bukan warganya melainkan orang dari luar yang datang ke tempat itu. “Anak-anak dari luar bukan kita punya anak-anak. Kalau kita punya ya pasti kita tahu,” ujarnya.
Ia berharap ke depannya pihak kepolisian harus memberikan tindakan tegas terhadap orang-orang yang membuat onar ini. Karena sangat mengganggu masyarakat serta pengguna jalan yang lain. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…