Sementara itu, Konsul RI di Vanimo, Tangkuman Alexander menyampaikan bahwa agenda BTF tidak hanya menghadirkan pameran perdagangan dan business matching antar-pelaku usaha dan UMKM dari kedua negara, tetapi juga akan diwarnai dengan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis di sektor kesehatan dan lainnya.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan sukses karena membawa manfaat besar bagi peningkatan ekonomi perbatasan. Komunikasi lintas sektor terus kami lakukan, termasuk soal keamanan,” ujarnya.
Border Trade Fair diharapkan menjadi sarana memperkuat hubungan dagang, budaya, dan sosial masyarakat perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini. Rapat dihadiri pejabat PNG dari sektor pariwisata, kebudayaan, unsur keamanan, serta beberapa tenan BTF. Dari pihak Indonesia hadir OPD teknis Pemprov Papua, Keimigrasian, Polda Papua, Karantina, Bea Cukai, PLBN dan sektor perhubungan. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…