Categories: MERAUKE

Tolak Kenaikan Tarif 3 Komponen Peti Kemas, JPT Gelar Aksi Mogok Kerja

MERAUKE– Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) Pelabuhan Umum Merauke menggelar aksi mogok kerja,Kamis (26/2/2026).

Aksi mogok kerja dilakukan dengan cara konvoi kendaraan keliling Kota Merauke ini sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan kenaikan tarif 3 komponen peti kemas yang dilakukan oleh perusahaan pelayaran yang beroperasi di Pelabuhan Merauke yakni PT SPIL, Tanto dan Temas.

Aksi mogok ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas bongkar muat di pelabuhan Merauke. Bahkan dari pantauan media ini, pintu masuk keluar pagar gerbang Pelabuhan Merauke itu tampak di ditutup. Hanya untuk pintu masuk keluar roda dua atau pejalan kaki yang dibuka.

Ketua DPC ALFI/ILFA Merauke Abi Bakri Alhamid kepada wartawan disela-sela aksi itu mengatakan, aksi penolakan ini dilakukan atas kenaikan 3 komponen yang diberlakukan oleh perusahaan pelayaran. ‘’Terus terang kami keberatan dan protes atas kenaikan 3 komponen tersebut,’’ kata Abi Bakri Alhamid.

Ketiga komponen yang naik tersebut, ungkap dia, adalah DO, biaya cleaning dan biaya demurrage. ’Biaya DO yang menurut kami dengan DO online adalah cara agar lebih efisiensi serta bisa menekan logistik. Tapi justru biaya DO online dikenakan biaya dari Rp 100.000 menjadi 200.000. Sementara kami yang print karena sudah by system. Menurut kami harga itu sangat tinggi ’’ katanya.

Sementara untuk biaya cleaning, lanjut Abi, jika mengirim balik barang dari Merauke ke Surabaya dikenakan biaya sebesar Rp 200.000. sementara pekerjaan cleaning tersebut tidak ada.

‘’Alasan dari mereka, di sana baru dicleaning. Seharusnya sebelum pemuatan, dicleaning bersih dulu baru diisi barang kemudian dikirim dari Merauke,’’ jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ada 42 Operasi di Papua, Negara Belum Mampu Tangani OPM

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…

4 hours ago

​Dorongan Calon Provinsi Papua Utara Menghangat

​Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…

5 hours ago

Ditangkap di Ruko, Satu Anggota KKB Disinyalir Terlibat Rangkaian Pembunuhan

Dari tangannya,  polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…

6 hours ago

Dilematis, Ingin Bangun Rumah Sendiri Tapi Terbentur Rencana Penataan Pemerintah

  Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…

7 hours ago

Timbun BBM,  Tujuh Ton Lebih Solar Diamankan

Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…

8 hours ago

Para Warek Solid, Roda Organisasi Uncen Tetap Berjalan

   Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari ​Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…

9 hours ago