

Dr. Frans Pekey, M.Si (FOTO: Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura memastikan siap mengalokasikan dana sekitar Rp 90 miliar lebih untuk kepentingan penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Jayapura pada pemilihan umum serentak 2024 mendatang.
Penjabat Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey memgatakan, total 90an miliar itu berdasarkan data kebutuhan anggaran yang diajukan oleh sejumlah instansi dan lembaga di wilayah pemkot Jayapura.
Karena itu, pendanaanya disiapkan mulai tahun ini di APBD Perubahan, melalui opsi dana cadangan senilai 23 miliar lebih.
“Dana cadangan untuk Pemilukada 2024 nanti kita juga cadangkan melalui APBD perubahan senilai 23 miliar lebih.
Karena setelah direview oleh inspektorat, total kebutuhan yang diusulkan oleh KPU, Bawaslu, Kodim, Polresta totalnya itu kurang lebih sekitar Rp 90 miliar. Jadi itu hanya untuk membiayai Pilkada di Kota Jayapura,” kata Frans Pekey, Sabtu (2/9).
Menurutnya, penganggaran sekitar 90-an miliar itu tidak bisa dilakukan selama 1 tahun anggaran tentu perlu disiapkan secara bertahap mulai di tahun 2023, yang mana sudah di siapkan senilai 23 miliar sekian
“Karena itu penganggarannya kita laksanakan 2 tahun, tahun 2023 kita alokasikan sebesar rp23 miliar lebih, dalam bentuk cadangan, kemudian sisanya nanti dialokasikan lagi di APBD induk tahun 2024. Sehingga bisa mencapai 90 miliar lebih itu,” ujar Frans Pekey.
Tidak sampai di situ kemungkinan anggaran untuk pembiayaan Pemilu ini juga bertambah untuk untuk dukungan kegiatan dari Kesbangpol kota Jayapura, TPS, biaya keamanan linmas. Sehingga bisa diprediksi lebih dari 90 miliar.
Dia mengakui anggaran itu cukup besar, sehingga dialokasikan dalam 2 Tahun Anggaran. (roy/tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…