Hal ini menurut Abisai merupakan suatu persoalan yang segera dievaluasi agar progres pembangunan baik dari pemerintah kota maupun kampung bisa berjalan dengan baik.
“Saya ingatkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, harus libatkan adat, tokoh agama dan semua elemen masyarakat. Karena kalau pemerintah jalan sendiri, semua program atau kegiatan yang dilakukan pasti tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Oleh karena itu, kepada KPK Nafri, Walikota ingatkan untuk bangun koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak. “Apapun kegiatan di kampung khususnya dalam Musrenbang harus ada dari tokoh agama, adat dan elemen lainnya, jangan buat kebijakan tidak melibatkan masyarakat,” tuturnya.
Abisai Rollo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir oknum-oknum KPK yang salah menggunakan anggaran. “Saya sudah perintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan dan juga merespon keluhan juga laporan masyarakat terkait pengelolaan anggaran di semua kampung, kalau ada indikasi penyelewengan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…