Hal ini menurut Abisai merupakan suatu persoalan yang segera dievaluasi agar progres pembangunan baik dari pemerintah kota maupun kampung bisa berjalan dengan baik.
“Saya ingatkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, harus libatkan adat, tokoh agama dan semua elemen masyarakat. Karena kalau pemerintah jalan sendiri, semua program atau kegiatan yang dilakukan pasti tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Oleh karena itu, kepada KPK Nafri, Walikota ingatkan untuk bangun koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak. “Apapun kegiatan di kampung khususnya dalam Musrenbang harus ada dari tokoh agama, adat dan elemen lainnya, jangan buat kebijakan tidak melibatkan masyarakat,” tuturnya.
Abisai Rollo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir oknum-oknum KPK yang salah menggunakan anggaran. “Saya sudah perintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan dan juga merespon keluhan juga laporan masyarakat terkait pengelolaan anggaran di semua kampung, kalau ada indikasi penyelewengan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut (LALA) dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Jayapura Semuel…
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…