Untuk itu suara perempuan Papua mendesak pemerintah harua serius dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu maupun masa kini di Papua. Mereka meminta adanya penegakan hukum yang transparan dan adil demi memberikan rasa aman bagi warga sipil. Aksi berlangsung secara damai dengan pembacaan puisi, doa bersama, dan pembacaan pernyataan sikap secara resmi. Massa berharap poin-poin tersebut dapat segera ditanggapi oleh pihak berwenang melalui kebijakan nyata, bukan sekadar janji politik.Beberapa poin utama yang disuarakan antara lain: Mendesak penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan seksual tanpa kompromi. Kemudian, menuntut penghapusan kesenjangan upah gender dan penyediaan ruang kerja yang aman dari pelecehan. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…