Categories: METROPOLIS

Tiga Seniman Kontemporer Seni Rupa Bakal Bedah Plastik

JAYAPURA -Persoalan produk plastik yang sulit terurai menjadi perhatian dari tiga seniman seni rupa dari Jakarta yang akan melakukan “bedah plastik” di Jayapura akhir pekan ini. Ketiganya yaitu Moch Hasrul selaku koordinator, Pringgotono selaku documenter dan Winanda Suciyadi selaku Harvester.

  Ketiganya membentuk kelompok yang disebut GudRnD atau kelompok perekayasa yang ada dilingkup Gudskul Ekosistem. Kelompok ini sendiri diprakarsasi oleh Studio Bagendit, Jakarta.

Hasrul menjelaskan bahwa saat ini GudRnD sedang berfokus pada mendaur ulang beberapa jenis plastik untuk dijadikan beberapa produk harian dengan system transaksi tukar dengan plastik kemasan.

  Plastik dikatakan merupakan salah satu produk yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari  namun sedikit yang mau berfikir soal jumlah dan dampak dari plastik yang digunakan.

“Operasi plastik menawarkan alternatif pengolahan limbah plastik dengan cara yang berbeda. Menggabungkan aspek artistik dan kreatif dalam proses pengolahan limbah plastik sehingga mampu menarik minat dan perhatian publik. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan mengubah persepsi masyarakat terhadap limbah plastik dengan memadukan seni dan pengolahan limbah plastik,” beber Hasrul di Entrop, Kamis (2/5).

  Operasi Plastik juga ingin membuktikan bahwa limbah plastik bukanlah sesuatu yang tidak memiliki nilai. Sebab melalui proses kreatif, limbah plastik dapat diubah menjadi benda-benda baru yang memiliki nilai estetika dan kegunaan.

   Dalam prosesnya, Operasi Plastik ini nantinya menjadi sebuah upaya untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan. “Jadi nantinya kita akan mencoba bersama  sama melakukan daur ulang dari kantong plastic kresek maupun tutup botol air mineral. Pemahaman soal sampah masih bisa memiliki nilai lebih ini harus ditanamkan,”  tambahnya.

  Ketiganya berharap nantinya usai workshop yang dilakukan di Jayapura ini muncul kreatifitas anak – anak muda di Jayapura untuk ikut memikirkan bagaimana mengolah sampah yang memiliki nilai ekonomis. “Kita akan belajar sama – sama dalam operasi ini dan pastinya ada banyak hal yang bisa dilakukan jika berbicara seni dan kreatifitas,” imbuhnya. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

5 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

13 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

14 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

15 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

16 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

19 hours ago