

Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi (kanan) saat berbincang dengan Kepala BKPP Kota Jayapura Robert J Betaubun bersama Kepala OPD lainnya di salah satu hotel di Kota Jayapura, belum lama ini. (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi, mengungkapkan, sampai dengan hari ini pemerintah Kota Jayapura belum mendapatkan informasi resmi terhadap penghapusan pegawai tenaga honorer.
Oleh karena itu, pegawai honorer di lingkungan Pemkot Jayapura dan ASN masih bekerja seperti biasa, namun pada waktu dekat para tenaga honorer ini akan ikut seleksi.
“Untuk informasi penghapusan tenaga honorer kita belum dapat informasi dari pusat, namun kalau Tuhan berkenan tenaga honorer di lingkungan Pemkot Jayapura akan mengikuti seleksi karena data dan semua persyaratan mereka telah lakukan sehingga tinggal menunggu waktu secara nasional kapan diumumkan dan Pemkot pasti akan menyesuaikan dengan pemerintah Provinsi Papua.”tuturnya.
Sementara itu, sebelumnya Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengatakan, untuk tenaga honorer yang usinya lebih 35 tahun tidak bisa mengikuti seleksi penerimaan ASN, tetap akan diperhatikan dengan diangkat menjadi P3K dan di Tahun 2023 sudah dilakukan pengangkatan tenaga honorer di lingkungan sekolah menjadi tenaga P3K. Dimana semua akan dilakukan secara bertahap dan diharapkan semua juga harus bersabar.
Sedangkan untuk berapa jumlah tenaga honorer yang ada di Kota Jayapura masih terus dilakukan verifikasi data lengkap oleh BKPP Kota Jayapura karena ada yang sudah pindah dan jadi ASN di kabupaten lain ada yang diterima di tempat kerja lain, ada yang pindah ke luar daerah sehingga data terus diupadate.(dil/tri)
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…