Selain penyajian makanan, kegiatan ini diiringi edukasi gizi. Sebelum makan, para guru menjelaskan kepada siswa tentang menu, kandungan kalori, dan nilai gizi makanan yang disajikan.
“Anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga pengetahuan mengenai kandungan gizi makanan yang mereka konsumsi,” jelasnya.
Jannus menambahkan, hasil uji coba akan dianalisis dan dievaluasi untuk melihat efektivitas sistem prasmanan dibandingkan penyajian menggunakan ompreng. Hasil evaluasi tersebut akan disampaikan sebagai masukan kepada pengurus pusat.
Uji coba serupa juga dilaksanakan di sejumlah daerah lain di Indonesia, khususnya pada SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari. Dalam kegiatan itu, Kapolda Papua bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua meninjau langsung proses penyajian MBG, melihat kesiapan siswa dan tenaga pendukung, serta makan bersama para siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami terus berupaya mendukung program Makan Bergizi Gratis dengan mengedepankan pemenuhan gizi, kebersihan, keamanan pangan, serta edukasi bagi siswa,” pungkas Irwasda. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…
Ketiga tersangka yang diamankan berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M…