Categories: METROPOLIS

Pimpinan OPD Diminta Tahan Gaji Pegawai yang Malas Ngantor

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, memberikan peringatan keras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura terkait disiplin kehadiran, baik dalam apel pagi maupun di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam apel pagi di halaman Kantor Wali Kota, Abisai menyayangkan minimnya jumlah pegawai yang hadir, meski secara keseluruhan Pemkot Jayapura memiliki lebih dari 4.000 pegawai.

“Dari jumlah 4.000 lebih pegawai kita, cuma ini saja yang ikut apel,” ujar Abisai dengan nada kecewa, Senin (1/9).

Melihat kondisi tersebut, ia meminta pimpinan OPD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pegawainya. Bahkan, ia menegaskan bahwa pegawai yang malas bekerja, khususnya yang jarang masuk kantor, gajinya dapat ditahan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

15 hours ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

16 hours ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

16 hours ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

17 hours ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

17 hours ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

18 hours ago