Langkah ini penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat adat di kampung-kampung. “Semua yang dilakukan oleh bapa Walikota adalah untuk kesejahteraan masyarakat adat umum masyarakat Kota Jayapura, melalui sektor wisata yang dimiliki,” pungkasnya.
Pada prinsipnya, setelah komitmen bersama ini dibuat akan ada MoU untuk menindaklanjuti hal tersebut termasuk pembagian hasil. “Wali kota sudah menegaskan, untuk pembagian hasil tetap prioritas ada di masyarakat adat, pemerintah hanya bisa dapat bagian lebih kecil, karena ini untuk membangun masyarakat adat,” tuturnya.
Hal ini juga bertujuan untuk pengembangan sektor wisata di Kota Jayapura lebih terarah dan bisa menjadi spot wisata yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang lainnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…