Langkah ini penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat adat di kampung-kampung. “Semua yang dilakukan oleh bapa Walikota adalah untuk kesejahteraan masyarakat adat umum masyarakat Kota Jayapura, melalui sektor wisata yang dimiliki,” pungkasnya.
Pada prinsipnya, setelah komitmen bersama ini dibuat akan ada MoU untuk menindaklanjuti hal tersebut termasuk pembagian hasil. “Wali kota sudah menegaskan, untuk pembagian hasil tetap prioritas ada di masyarakat adat, pemerintah hanya bisa dapat bagian lebih kecil, karena ini untuk membangun masyarakat adat,” tuturnya.
Hal ini juga bertujuan untuk pengembangan sektor wisata di Kota Jayapura lebih terarah dan bisa menjadi spot wisata yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang lainnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…
Plt Kepala Bandara Mopah Merauke Blasius Basa, S.Sos, MM, kepada wartawan mengungkapkan, penggunaan portal parkir…
Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua Dr. Elia Waromi, S.Pd., M.Pd, data guru…
Almarhumah sendiri telah divonis bersalah dan saat sedang menjalani pidananya tersebut meninggal dunia karena sakit.…
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam,…
Plt Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse, AP, M.Si menyatakan, pemerintah sangat bersyukur kepada Tuhan karena sejak…