Categories: METROPOLIS

Bantuan Usaha Diberikan Bersyarat

Robert Awi: Bantuan Usaha Tanpa Syarat, Banyak Gagalnya

JAYAPURA – Merespon permintaan bantuan Payung bagi mama-mama pedagang di Expo, Kepada Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi menyampaikan permintaan bantuan bagi para pelaku usaha di Kota Jayapura tidak diberikan secara sembarangan melainkan bersyarat.

  “Mereka yang ingin diberikan bantuan dan bimbingan usaha harus memenuhi beberapa kriteria. Yang pertama, dia harus sudah terdaftar sebagai pelaku usaha oleh Dinas Perindagkop. Kedua dia harus didampingi oleh fasilitator yang disiapkan oleh Dinas Perindagkop,” ujar Robert kepada wartawan, Rabu (1/5).

  Pendampingan fasilitator bagi para pelaku usaha dinilai penting. Hal ini dikarenakan pada akhir tahun akan dilakukan evaluasi apakah usahanya itu layak dapat bantuan atau tidak. “Kalau dari hasil pendampingan dia layak menerima bantyan maka dia akan terima bantuan selama 2 tahun berturut-turut,” imbuhnya.

  Ia menegaskan, pendampingan hanya berlaku bagi mereka yang sudah memiliki usaha dan merupakan warga Kota Jayapura. “Harus sudah punya usaha, tidak bisa baru akan buka usaha. Atau belum punya usaha,” tegasnya.

  Hal ini karena pihaknya belajar dari pengalaman. Bahwa rata-rata bantuan yang diberikan secara langsung tanpa syarat tidak meningkatkan produktifitas dan malah lebih besar potensi gagalnya.

   “Mereka yang dikasih bantuan tanpa syarat lebih banyak gagalnya (tidak bertahan usahanya). Imbauan untuk pelaku usaha kami di Kota Jayapura dan ingin didampingi pemerintah kota Jayapura dapat mengajukan permohonan ke dinas perindagkop melalui RT RW,” tandasnya. (Rhy/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago