Sementara itu staf ahli Gubernur Papua, Elsye Rumbekewan, mengatakan keberadaan sekwan harus bisa menjembatani antara kepentingan eksekutif dan legislative. Diakui, kadang-kadang di satu sisi juga kinerja membutuhkan kesabaran, membutuhkan pengabdian yang lebih.
Karena itu, lewat rakerda ini hal yang diharapkan oleh Pj Gubernur, para sekwan perlu merancang program-program untuk memberdayakan diri sendiri dan mampu menjembatani pekerjaan atau menjembatani apa yang menjadi tugas pokoknya sebagai penghubung antara eksekutif dan legislatif.
“Kemudian mereka juga merumuskan program kegiatan untuk mengedukasi anggota dewan yang baru, sehingga mengedukasi itu dengan maksud supaya anggota dewan yang baru ini sedikit banyak memahami aturan-aturan yang berlaku terkait dengan apa, pembiayaan, keuangan yang terkait. Karena ada aturan yang mengatur siapapun dia ketika hal itu berhubungan dengan keuangan negara, maka kita harus pertanggungjawabkan sesuai dengan aturan. sehingga tidak tidak menyulitkan mereka dalam tugas mereka,” tambahnya. (roy/tri).
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…
Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…
Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…
Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…
Pertempuran memperebutkan takhta juara melawan Persipuncak Puncak Cartenz berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim…