Categories: METROPOLIS

Dipadati Manusia, Jembatan Merah Macet

JAYAPURA-Tidak adanya pesta kembang api maupun panggung hiburan untuk merayakan pergantian tahun baru, membuat warga memilih untuk melewati pergantian tahun di kawasan Jembatan Merah Youtefa, Kota Jayapura untuk menyambut tahun baru 2026.

Kawasan Jembatan Merah Youtefa diketahui setiap tahunnya selalu menjadi destinasi favorit bagi masyarakat Kota Jayapura dan pengunjung daerah lainnya untuk menyambut pergantian tahun.

Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi pada malam pergantian tahun itu, Kawasan Jembatan Merah mulai dipadati pengunjung sejak pukul 21.00 WIT malam. Jumlahnya kian meningkat saat mendekati detik-detik pergantian tahun, hingga membuat ruas jalan di jembatan ini menjadi padat dan sedikit macet.

Tak hanya dipadati oleh muda-mudi, sejumlah orang tua pun juga tampak antusias menunggu momen pergantian tahun tersebut. Sebagian besar masyarakat duduk bergerombol untuk menyaksikan pergantian tahun di salah satu tempat ikon di kota Jayapura itu.

Begitu memasuki awal tahun 2026, tanpa diberi aba-abab masyarakat yang datang membawa kembang api langsung menyalakannya. Seketika suasana langit di atas Jembatan Merah Youtefa menjadi warna-warni kembang api.

Seorang pengunjung, Rolan (34) mengaku sengaja datang ke Jembatan Merah untuk menyambut tahun baru bersama istri dan buah hatinya. Ia datang sejak pukul 20.30 WIT.

Dengan sabar menanti hingga berjam-jam bersama keluarga. “Ini momen sekali setahun. Wajib untuk disambut bersama istri dan anak,” ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (1/1/) malam.

Untuk bisa masuk ke kawasan Jembatan Merah dirinya terpaksa memarkir kendaraan cukup jauh. Hal itu dilakukan, karena ingin menghindari kemacetan meskipun kendaraan bisa melintas ke area Jembatan. “Saya terpaksa parkir cukup jauh di dekat Pos terpadu aparat keamanan,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KM. Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafura, Satu Tewas, Enam Hilang

Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas…

6 hours ago

Tiga Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

7 hours ago

Tuntut Ganti Rugi, TK Negeri Pembina Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau…

8 hours ago

Dewan Adat Papua Wilayah Hubula Imbau Jaga Kedamaian Bersama

Ketua Dewan Adat Wilayah Hubula Enggelbert Sorabut menyebutkan jika wilayah Adat Daerah Hubula atau Hubulama…

10 hours ago

Temui Puluhan Pencaker: “Saya Datang untuk Memperbaiki, Bukan Menyalahkan”

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan…

11 hours ago

Menuju Smart City, Diskominfo Kab. Jayawijaya Mulai Bentuk Command Center

Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama.S.STP menyatakan untuk mendukung Jayawijaya sebagai Smart…

12 hours ago