Gubernur mengatakan, prioritas pembangunan tahun 2026 adalah penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif, peningkatan kualitas SDM Papua yang unggul dan inklusif.
“Kita harus pastikan tidak ada lagi kasus kematian ibu hamil dan bayi dikarenakan pelayanan di rumah sakit, untuk itu kita akan menyiapkan program Keluarga Sehat dan Ibu Hamil (Kartu Kasih),” ujarnya.
Selain itu, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pemantapan keamanan dan kedamaian yang harmonis, penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal, pengembangan peternakan khususnya ayam petelur dan pedaging serta pabrik pakan dan budidaya sapi.
“Kemudian pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi dengan pengembangan kawasan industri didukung penataan Bandara Sentani sebagai bandara Internasional,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Pengurus DPD Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Papua melakukan anjangsana ke TK Mentari Yo Kampung…
– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK)…
Tokoh Masyarakat Adat Yei, Vincen Kwipalo, yang juga menjadi narasumber dalam film tersebut, secara simbolis…