

Program MBG selain untuk pemenuhan gizi anak juga berdampak pada berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi lokal, pemanfaatan komoditas petani lokal. Tampak Wali Kota Abisai Rollo saat meninjau pasar Youtefa beberapa waktu lalu. (foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diyakini bisa mendongkrak ekonomi nasional. Adapun tujuan utama MBG adalah memicu dampak tidak langsung (multiplier effect) yang mengubah perekonomian di tingkat daerah.
“MBG itu bukan sekadar memberi nutrisi. Hal yang lebih esensial lagi adalah perputaran ekonomi langsung ke sektor riil. Serta memicu dampak tidak langsung (multiplier effect) yang mengubah perekonomian di tingkat daerah,” kata Kasubag Tata usaha BGN Papua Erwin L.S. Awom di Horison Hotel Kotaraja, pekan kemarin.
Erwin kembali menegaskan program MBG digagas pemerintah tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga membawa dampak positif yang lebih luas pada sektor ekonomi lokal.
Dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dalam rantai distribusi dan produksinya, program ini menciptakan efek ganda yang menggerakkan roda ekonomi di daerah. Beberapa diantaranya, menciptakan lapangan kerja baru.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan ribuan tenaga kerja, mulai dari petani, peternak, pekerja dapur umum, hingga distributor lokal.
“Menyediakan pelatihan bagi para pekerja, termasuk teknik pengolahan makanan sehat dan manajemen operasional dapur umum. Ini tidak hanya menciptakan peluang kerja jangka pendek, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat untuk berkontribusi lebih besar pada ekonomi lokal di masa depan,” jelasnya.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…