Dia mengungkapkan, kerjasama ini dilakukan terkait dengan upaya pengendalian inflasi di daerah Kota Jayapura. Di mana ada potensi sewaktu-waktu tertentu harga komoditas yang sudah di MoU kan, mengalami lonjakan harganya.
“Produksi yang sedikit di Kota Jayapura, yang paling dekat kita dapatkan itu dari Kabupaten Keerom, sehingga kepala daerah berinisiatif untuk MoU kemudian memerintahkan dinas teknis melakukan yang kita lakukan hari ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, penandatanganan MoU ini sebenarnya memudahkan pemerintah untuk pembelian, baik langsung oleh produsen ke konsumen, bisa juga langsung dari pedagang atau pengepul Keerom dengan pedagang atau pengepul di Kota Jayapura.
“Peran pemerintah kita awasi, ketika jumlah produksi sedikit, jauh dari permintaan di kota, menyebabkan harga naik, kita intervensi disitu,”tambahnya.(roy/tri)
Page: 1 2
- Sat Narkoba dan Polsek Wamena Kota menemukan sebuah ladang berukuran panjang 4 Meter dan…
Mengingat negara-negara demokrasi maju telah memiliki regulasi serupa, Indonesia dinilai sangat membutuhkan aturan hukum…
Kuasa hukum keluarga korban, Sergius Wabiser, mengatakan pemeriksaan saksi telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIT.…
Dua sertifikat tersebut mencakup aset tanah Puskesmas Tanjung Ria serta Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR)…
Insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut melalap habis seluruh bangunan rumah serta menghanguskan…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo berjabat tangan dengan para pegawai usai pertemuan di ruang…