Dia mengungkapkan, kerjasama ini dilakukan terkait dengan upaya pengendalian inflasi di daerah Kota Jayapura. Di mana ada potensi sewaktu-waktu tertentu harga komoditas yang sudah di MoU kan, mengalami lonjakan harganya.
“Produksi yang sedikit di Kota Jayapura, yang paling dekat kita dapatkan itu dari Kabupaten Keerom, sehingga kepala daerah berinisiatif untuk MoU kemudian memerintahkan dinas teknis melakukan yang kita lakukan hari ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, penandatanganan MoU ini sebenarnya memudahkan pemerintah untuk pembelian, baik langsung oleh produsen ke konsumen, bisa juga langsung dari pedagang atau pengepul Keerom dengan pedagang atau pengepul di Kota Jayapura.
“Peran pemerintah kita awasi, ketika jumlah produksi sedikit, jauh dari permintaan di kota, menyebabkan harga naik, kita intervensi disitu,”tambahnya.(roy/tri)
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…