Categories: METROPOLIS

Kompak Kenakan Batik di Awal Bulan

JAYAPURA-Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk honorer di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura kompak mengenakan batik saat apel pagi gabungan, Senin (2/10).

Ini sedikit berbeda dari biasanya, dimana setiap hari Senin selalu mengenakan pakai dinas keki, namun Senin hari ini kompak mengenakan batik, baik batik Papua dan juga batik nasional.

Pj Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengatakan penggunaan batik bagi pegawai di lingkup Pemkot Jayapura itu dalam rangka memperingati hari batik nasional. Ini selaras dengan keputusan Unesco yang menetapkan batik Indonesia sebagai salah satu warisan budaya non benda.

“Hari ini kita menggunakan batik dalam rangka memperingati hari batik nasional setelah UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai warisan budaya non benda,” kata Dr. Frans Pekey, Senin (2/10).

Karena itu, kata dia, sesuai dengan keputusan presiden nomor 33 tahun 2009, dan pemerintah sebagai hari batik nasional. Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Kota Jayapura juga telah menginstruksikan ke seluruh pegawai untuk mengenakan batik dalam rangka memperingati hari batik nasional. (*)

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago