

Para pegawai dari sejumlah OPD di Pemkot Jayapura bebaris rapi di lapangan apel kantor Wali Kota Jayapura mengikuti apel pagi, Senin (2/10). (Robert Mboik/ceposonline.com)
JAYAPURA-Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk honorer di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura kompak mengenakan batik saat apel pagi gabungan, Senin (2/10).
Ini sedikit berbeda dari biasanya, dimana setiap hari Senin selalu mengenakan pakai dinas keki, namun Senin hari ini kompak mengenakan batik, baik batik Papua dan juga batik nasional.
Pj Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengatakan penggunaan batik bagi pegawai di lingkup Pemkot Jayapura itu dalam rangka memperingati hari batik nasional. Ini selaras dengan keputusan Unesco yang menetapkan batik Indonesia sebagai salah satu warisan budaya non benda.
“Hari ini kita menggunakan batik dalam rangka memperingati hari batik nasional setelah UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai warisan budaya non benda,” kata Dr. Frans Pekey, Senin (2/10).
Karena itu, kata dia, sesuai dengan keputusan presiden nomor 33 tahun 2009, dan pemerintah sebagai hari batik nasional. Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Kota Jayapura juga telah menginstruksikan ke seluruh pegawai untuk mengenakan batik dalam rangka memperingati hari batik nasional. (*)
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…