Ia melanjutkan untuk sejalan dengan meningkatnya setatus kelembagaan dari bidang damkar menjadi dinas damkar maka yang menjadi sasaran pertama pihaknya adalah upaya pencegahan.
” Kita tahu bahwa lebih bagus kita mencegah dari pada mengobati yang sudah terjadi. Jadi, tindakan pencegahan atau Prefentif itu akan kami kedepankan yaitu dengan melakukan kegiatan pelaksanaan infeksi atau pemeriksaan bangunan,” paparnya.
Kirana menyebut, bangun yang akan disisir damkar meliputi perhotelan, pertokoan dan tidak tutup kemungkinan bangunan rumah sakit dan masih banyak lainnya. Dia menjelaskan bahwa saat ini banyak bangunan-bangunan dikelolah oleh pemilik atau pengguna yang belum memiliki syarat proteksi kebakaran.
“Seperti apa ada item-item yang harus kami periksa secara teknis ada didalam kendali dan wewenang kami. Sehingga kita tahu bahwa nyaris semua bangunan tidak memenuhi standar proteksi kebakaran,” ujarnya.
Dengan alasan itu Kirana akan mengsosialisai kepada semua bagaimana dilakukan pencegahan sembari dengan melakukan berbagai simulasi dari pihaknya.
Dijelaskannya simulasi yang dimaksud ialah simulasi yang masih kategori simulasi dasar untuk pengenalan alat, cara masuk memadamkam api dan cara menyelamatkan orang saat kebakaran terjadi.(kar/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kanit 2 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Papua, AKP Fredy Nixon J. Simatauw, mengatakan…
Sekolah berpola asrama itu direncanakan dibangun di dua wilayah strategis, yakni Kabupaten Biak yang…
Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM)…
Setelah menggelar aksi di haaman kantor DPRK, massa kemudian bergesar ke kantor Puspem di Sp3…
Menurut Kory, pemberian vaksin ini bertujuan untuk melindungi jamaah dari risiko penyakit menular selama…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, MM, menyampaikan bahwa pihaknya segera menggelar pertemuan untuk…