Categories: METROPOLIS

OPD Diminta Optimalkan Pengelolaan Dana Otsus

JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si.,mengatakan bahwa penyaluran dana otsus tahap 2 telah disalurkan pada pertengahan bulan Juli, sedangkan tahap 3 atau tahap akhir akan dilakukan paling lambat bulan September 2022. Syaratnya,  minimal capaian realisasi fisik dan keuangan di atas 75%.

  Apabila sampai akhir September syarat minimum realisasi belum terpenuhi maka dana Otsus tahap 3 akan disalurkan di akhir November dan akan berpotensi menjadi Silpa dana Otsus. Oleh karena, itu Diminta kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola dana Otsus agar segera memacu kegiatannya dan segera melakukan penagihan apabila kegiatannya sudah selesai

  “Dana Otsus kita saat ini sudah naik, jadi kita harus gunakan seoptimal mungkin dalam menjalankan program kegiatan yang sasarannya adalah untuk OAP baik dalam sektor pembangunan, kesehatan, pendidikan, peningkatan kapasitas pelaku UKM OAP, jadi ini yang harus kita kebut juga realisasinya tidak hanya di dana APBD,” ungkapnya, kemarin.

  Frans menegaskan, bawa program dan kegiatan yang bersumber dana otsus diharapkan agar penerima manfaatnya benar-benar merupakan orang asli Papua yang merupakan implementasi dari hasil musrembang dan reses dewan yang sudah terakomodir menyampaikan laporan progres kinerja dan pemanfaatan Otsus kepada Bappeda untuk selanjutnya dilaporkan ke DPRD dan Provinsi Papua.

  Sekedar diketahui, dana Otsus jilid II  Kota Jayapura Tahun 2022  mengalami kenaikannya  yang cukup signifikan. Dimana  untuk tahun 2022 ini, mendapatkan Rp 123 Miliar tidak lagi Rp 90 miliar. Dana  Otsus sekarang langsung dibagi dan ditransfer ke daerah masing-masing, supaya lebih cepat, lebih simpel dan ada kepastian bagi kabupaten dan kota, kalau dulu  menunggu penyesuaian alokasi dananya dari keputusan Gunernur Papua tapi sekarang langsung.

   Untuk itu, Pekey berpesan kepada OPD terkait yang mendapatkan dana otsus dalam menjalankan programnya, supaya bisa dikelola dengan baik bisa bermanfaat dan ada output yang dihasilkan. Tak kalah penting dalam penyampaian surat pertanggungjawaban juga harus tepat waktu. Sebab, ini mempengaruhi pencairan dana Otsus tahap berikutnya.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago