

Tampak jalan alternatif belakang Kolam Buaya yang sudah dikerjakan dan tinggal di aspal, Selasa (30/5).(FOTO: Noel/Cepos)
JAYAPURA-Dalam waktu seminggu lagi, pekerjaan perbaikan jalan alternatif di belakang kompleks Kolam Buaya Entrop, diharapkan sudah tuntas, dan bisa diakses oleh masyarakat. Hal ini dipastikan Mandor Taris kepada Cenderawasih Pos, Selasa, (30/5) di lokasi kerja. Menurutnya, sementara ini yang telah dikerjakan adalah pengerasan jalan dengan betonisasi serta bahu jalan dengan pengerasan.
“Kalau material sudah tiba semua dengan aspal, paling kerjanya setengah hari,” katanya.
Dia mengatakan selama ini terjadi beberapa kendala adanya longsor susulan sebanyak dua kali mengakibatkan proses pekerjaan terhambat. “Ada sempat longsor dua kali di dua tempat ada di bagian bawah sana dan di sini” katanya sambil menunjuk lokasi longsor tersebut.
Ia menjelaskan proses pembangunan jembatan tersebut membutuhkan waktu yang cukup banyak, karena harus melakukan pengerukan tempat longsor serta dipasang bronjong setinggi 10 meter.
“Kami lakukan penggalian lokasi longsor ditambah dengan pembuatan bronjong setinggi 10 meter dengan 3000 kubik bronjong, setelah itu baru dibuat box colver atau jembatan,” katanya.
Untuk itu, dirinya berharap kepada seluruh masyarakat kota Jayapura untuk bersabar karena proses pekerjaan ini akan dikerjakan dalam waktu 1 minggu, kemudian jalannya sudah bisa digunakan normal kembali. “Tidak membutuhkan waktu lama sekitar satu minggu jalannya sudah bisa digunakan lagi, tinggal di aspal saja,” katanya. (oel/tri)
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…