Categories: METROPOLIS

51 Pengendara Terjaring di Hari Pertama

JAYAPURA-Operasi Keselamatan Cartenz 2022 mulai digelar. Bagi warga yang tak tertib dipastikan akan langsung ditilang. Ini agar meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib berlalulintas khususnya bagi mereka yang berkendara di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota. Daerah tertib lalu lintas yang selama ini hanya tersirat. Dari razia  hari pertama di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Mapolresta Jayapura Kota Distrik Jayapura Utara ini terjaring 51 pelanggar.

   Dari razia berlangsung selama dua jam, mulai pukul 15.00 – 17.00 WIT dipimpin langsung Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Pillomina Ida Waymramra, SE., S.IK dengan melibatkan 35 personel. Pillomina Ida Waymramra. SE., S.IK mengatakan razia yang dilaksanakan merupakan awal kegiatan dalam Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang dilakukan oleh Polresta Jayapura.

   Sedikitnya ada 51 pelanggaran yang terjaring dalam razia tersebut dan pihaknya langsung memberikan tilang ditempat. Lebih lanjut lagi kata Kasat, pelangggar yang dominan yakni pengendara tidak menggunakan helm sebanyak 23 pelanggar, tidak menggunakan plat maupun plat masa berlakunya sudah abis  ada 9 pelanggar, tidak membawa STNK 5 pelanggar, tidak memiliki SIM 3 pelanggat dan menggunakan knalpot racing 2 pelanggar sedangkan 9 unit kendaraan yang belum ditilang karena pengendaranya sudah tidak berada di tempat atau melarikan diri.

  “Jadi memang ada yang memilih melarikan diri atau meninggalkan kendaraannya sebelum ditilang. Karena ditinggal begitu saja ya kami  amankan sekalian,” imbuhnya.

   Ia menuturkan, selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang akan digelar selama 14 hari ke depan dan pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pelanggar lalulintas serta melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas.

   “Kami tidak bosan-bosan untuk mengingatkan para pengendara roda dua maupun roda empat untuk selalu mematuhi peraturan berlalu lintas demi keselamatan diri pribadi maupun orang lain sebab awal mula kecelakaan terjadi karena kita tidak tertib,” tutupnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

13 minutes ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 hour ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

2 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

3 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

4 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

5 hours ago