

Seorang pengendara motor terjaring dalam sweeping Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang digelar di depan Mapolresta, Selasa (1/3). (FOTO: Humas Polresta)
JAYAPURA-Operasi Keselamatan Cartenz 2022 mulai digelar. Bagi warga yang tak tertib dipastikan akan langsung ditilang. Ini agar meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib berlalulintas khususnya bagi mereka yang berkendara di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota. Daerah tertib lalu lintas yang selama ini hanya tersirat. Dari razia hari pertama di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Mapolresta Jayapura Kota Distrik Jayapura Utara ini terjaring 51 pelanggar.
Dari razia berlangsung selama dua jam, mulai pukul 15.00 – 17.00 WIT dipimpin langsung Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Pillomina Ida Waymramra, SE., S.IK dengan melibatkan 35 personel. Pillomina Ida Waymramra. SE., S.IK mengatakan razia yang dilaksanakan merupakan awal kegiatan dalam Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang dilakukan oleh Polresta Jayapura.
Sedikitnya ada 51 pelanggaran yang terjaring dalam razia tersebut dan pihaknya langsung memberikan tilang ditempat. Lebih lanjut lagi kata Kasat, pelangggar yang dominan yakni pengendara tidak menggunakan helm sebanyak 23 pelanggar, tidak menggunakan plat maupun plat masa berlakunya sudah abis ada 9 pelanggar, tidak membawa STNK 5 pelanggar, tidak memiliki SIM 3 pelanggat dan menggunakan knalpot racing 2 pelanggar sedangkan 9 unit kendaraan yang belum ditilang karena pengendaranya sudah tidak berada di tempat atau melarikan diri.
“Jadi memang ada yang memilih melarikan diri atau meninggalkan kendaraannya sebelum ditilang. Karena ditinggal begitu saja ya kami amankan sekalian,” imbuhnya.
Ia menuturkan, selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang akan digelar selama 14 hari ke depan dan pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pelanggar lalulintas serta melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas.
“Kami tidak bosan-bosan untuk mengingatkan para pengendara roda dua maupun roda empat untuk selalu mematuhi peraturan berlalu lintas demi keselamatan diri pribadi maupun orang lain sebab awal mula kecelakaan terjadi karena kita tidak tertib,” tutupnya. (ade/tri)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…