

Inspektur Daerah Papua, Danny Korwa berbincang dengan Plt Direktur RSUD Jayapura Andreas Pekey. (foto:Elfira/Cepos)
Layani Pasien Meski Administrasi Bermasalah
JAYAPURA – Inspektorat Daerah Papua meninjau langsung perubahan pelayanan di RSUD Dok II Jayapura pasca-sidak Gubernur Papua, Matius Fakhiri. Kunjungan dilakukan untuk memastikan instruksi pembenahan dijalankan oleh manajemen rumah sakit.
Inspektur Daerah Papua, Danny Korwa mengatakan kunjungan dilakukan untuk melihat tindak lanjut pemberhentian dan pengangkatan Direktur RSUD Dok II yang baru. “Kami ingin memastikan apa yang sudah dilakukan, terutama langkah cepat direktur dalam membenahi pelayanan di UGD (Unit Gawat Darurat),” ucapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (27/11).
Ia menyebut timnya melihat sejumlah perubahan awal di lapangan, termasuk penataan alur layanan dan perbaikan kerja di UGD. Danny juga menyatakan rumah sakit mulai kembali mempersiapkan layanan one stop service serta menata ulang SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).
“Kunjungan tersebut juga terkait evaluasi pascakejadian seorang ibu hamil meninggal. Ini bagian dari upaya memastikan evaluasi berjalan,” kata Danny Korwa.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, rumah sakit tidak lagi diperbolehkan menolak pasien meski terdapat persoalan administrasi. Ia menyebutkan, hingga hari ini pihaknya telah melayani 21 pasien yang sebelumnya bermasalah terkait status BPJS Kesehatan.
“Beberapa pasien bermasalah secara administrasi, seperti BPJS tidak aktif, tidak membawa rujukan, dan kendala lainnya. Dulu kondisi seperti ini bisa berpotensi ditolak, namun sekarang tidak lagi,” ujarnya.
Ditegaskan Andreas, seluruh pasien dengan kendala administrasi tetap diterima dan mendapatkan layanan medis sesuai instruksi Gubernur Papua agar tidak ada rumah sakit yang menolak pasien. (fia/tri)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…