Ia menegaskan proses perluasan program ini dilakukan secara bertahap dan tidak bisa langsung mencakup seluruh wilayah. Menurutnya, program MBG sejatinya diperuntukkan bagi seluruh anak di berbagai daerah. Baik di kota, pedesaan, maupun wilayah pinggiran.
Namun, secara umum, pelaksanaan saat ini masih lebih banyak menyasar wilayah perkotaan.
“Kami tetap usahakan agar wilayah luar kota juga mendapat pelayanan. Ini hanya masalah waktu saja,” tambahnya.
Dikatakan, salah satu kendala yang menyebabkan daerah pinggiran belum terjangkau adalah masalah pendaftaran ke Satgas MBG. “Jika sudah didaftarkan ke Satgas, kemudian diberikan waktu untuk membangun dapur. Di kota sudah berjalan karena aglomerasinya sudah terdata dan terlayani,” pungkasnya. (fia/tri)
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…