Ia menegaskan proses perluasan program ini dilakukan secara bertahap dan tidak bisa langsung mencakup seluruh wilayah. Menurutnya, program MBG sejatinya diperuntukkan bagi seluruh anak di berbagai daerah. Baik di kota, pedesaan, maupun wilayah pinggiran.
Namun, secara umum, pelaksanaan saat ini masih lebih banyak menyasar wilayah perkotaan.
“Kami tetap usahakan agar wilayah luar kota juga mendapat pelayanan. Ini hanya masalah waktu saja,” tambahnya.
Dikatakan, salah satu kendala yang menyebabkan daerah pinggiran belum terjangkau adalah masalah pendaftaran ke Satgas MBG. “Jika sudah didaftarkan ke Satgas, kemudian diberikan waktu untuk membangun dapur. Di kota sudah berjalan karena aglomerasinya sudah terdata dan terlayani,” pungkasnya. (fia/tri)
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…