“Kalau kita makan pinang, nafsu makan kita pasti menurun, padahal saat hamil itu mereka harus makan untuk 2 orang, jadi kalau nafsu makan hilang bagaimana kita mau kasih kenyang Bay yang ada dalam kandungan,” bebernya.
Sehingga yang perlu di perhatikan oleh Ibu hamil, saat mengandung pola makan dan asupan gisi paling utama diperhatikan, serta wajib melakukan kontrol kesehatan kerumah sakit, atau puskesmas.
“Usahakan kalau selama proses kehamilan, rutin cek ke puskesmas atau rumah sakit, secara aturannya itu 2 minggu sekali harus kontrol perkembangan Bayi, sehingga kita tau perkembangannya apalgi kesehatannnya,” ungkap Roby.
Sehingga pada saat proses kelahiraan tidak ada kendala yang dihadapi oleh Ibu hamil itu sendiri. “Kadang kala, tunggu 5 bulan baru cek kehamilannya ke Dokter, hal inilah yang menjadi faktor utama tingginya kematian Ibu dan Bayi di Papua,” tandasnya.
Melalaui pelatihan tersebut Robby mengharapkan tenaga bidan mampu menjadi pelopor untuk mensosialisasikan kepada masyarakat. Sebab Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator kesehatan sebuah negara.
“Saya harap kegiatan ini memberi manfaat bagi tenaga Bidan di Papua, sehingga angka kematian Ibu dan Bayi di Papua dapat ditekan menurun,” harapnya. (rel/tri)
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…