Categories: METROPOLIS

Ditabrak dari Belakang, Mantan Wartawan Alami Luka Serius

*Pelaku Diduga Dipengaruhi Minuman Keras

JAYAPURA –  Diduga karena mengemudikan mobil dalam pengaruh minuman keras membuat seorang pemuda bernama Arnold Lokbere harus berurusan dengan polisi lalu lintas. Pasalnya dengan laju mobil yang kencang kemudian tak terkendali, ia menabrak sebuah mobil jeep dengan nomor polisi PA 585 A yang dikemudikan Steve Dumbon dari belakang. Benturan keras ini menimbulkan dentuman bunyi yang cukup kencang sehingga warga yang tinggal di ujung Jembatan Yotefa  langsung berhamburan keluar.

 Korban yang merupakan mantan wartawan ini harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang cukup serius di bagian wajah. Mata kirinya telihat dipenuhi dengan darah sementara pelaku yang menggunakan mobil Avanza PA 1464 JB ini hanya mengalami luka memar namun seorang wanita yang ada di dalam mobil tersebut juga harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius di bagian kepala. Dari keterangan saksi di lokasi kejadian menyebutkan jika kejadian tersebut terjadi Ahad (31/10) sekira pukul 08.20 WIT di ujung Jembatan Youtefa  Jayapura dimana saat itu Jeep Jimmy milik korban tengah melaju dari arah Koya menuju Pantai Hamadi dan hanya sekitar 50 meter dari ujung jembatan terdengar bunyi benturan keras. 

 Saat itu posisi mobil Jeep sudah berbalik arah dimana bagian depannya menghadap ke Koya sedangkan mobil Avanza posisinya berhenti sekitar 30 meter di depan Jeep. Warga yang melihat tabrakan tersebut langsung mengeluarkan korban yang terlihat berdarah. 

“Agak panik karena saat kami keluarkan ternyata korban sudah terluka. Ada banyak darah di matanya. Lalu di bagian belakang nampaknya tangka bensinnya bocor sehingga tumpahan bensin,” ujar Rendy satu warga di lokasi kejadian. Sementara ia melihat bagian belakang mobil Jeep ringsek sedangkan mobil Avanza terlihat penyok parah di bagian depan. Mobil ini sendiri diketahui merupakan mobil rental.

 “Kami sudah telepon pemiliknya dan sepertinya ini mobil rental dari Sentani,” kata Rendy. Untungnya Steve Dumbon sendiri ketika itu masih sadar dan sempat berkomunikasi dengan warga. Iapun langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara, George Lokbere sendiri  terlihat bingung saat ditanya. 

  Pria kelahiran 1993 ini  hanya mengatakan bahwa saat itu mobil di depannya dalam posisi memalang dan ia bingung mobil tersebut akan ke arah mana dan terjadilah tabrak belakang.  “Tadi  dari jauh saya lihat mobil ini memalang dan saya sudah bingung jadi menabrak,” singkatnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

5 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

6 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

8 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

9 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

10 hours ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

11 hours ago