Menurutnya peran keluarga dalam mengatasi masalah tersebut sangat penting. Hal itu dilakukan agar keberadaan anak jalanan ini merasa diakui dan dipenuhi hak-haknya oleh keluarga hingga masyarakat.
“Ini sangat mendasar, anak-anak itu perlu pengakuan, perlu perhatian, keluarga, orangtua, saudara terdekat maupun lingkungan sekitar. Ketika ada pengakuan mereka akan merasa nyaman untuk tinggal di lingkungan tersebut atau ditengah masyarakat,” terangnya.
Selain itu, untuk meminimalisir banyaknya anak jalanan di Kota Jayapura, wakil rakyat itu menyarankan anak-anak harus diberikan aktivitas, seperti sekolah, kursus dan lain sebagainya.
Jika, aktivitas itu tidak ada, maka tidak salah jika anak-anak akan cari kenyamanan di tempat lain, sehingga membentuk suatu kelompok baru dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
Untuk itu ia berharap kepada pemerintah sebagai lembaga sosial harus memiliki program-program yang terukur dan jelas untuk menangani anak-anak jalanan tersebut, salah satunya membuat rumah singgah. “Mereka (Dinas sosial) harus berkomunikasi dengan anak-anak jalanan. Apa maunya mereka?. Dibuatkanlah rumah singgah untuk anak-anak ini,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Khalid, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya merencanakan pembangunan…
Plt Kepala BPBD Kabupaten Jayawijaya, Edison Wetipo. S.Sos menyatakan langkah ini diambil guna memastikan keselamatan…
Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala belakang bocor, keluar…
Dalam keputusan tersebut, Menteri Dalam Negeri mengesahkan pengangkatan Yoas Beon yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati…
Kata Iptu Hempy, pelaku yang diamankan berinisial MO (35), warga Kampung Pomako, bersama istrinya WR…
Imbauan ini pun telah disampaikan baik melalui Kepala Kepolisian Resort Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman…