

JAYAPURA – Agenda malam swicth off (SO) 2019 yang dilakukan gerakan Earth Hour Jayapura di Lapangan Otonom Kotaraja, Sabtu (30/3) kemarin diguyur hujan. Ini terjadi saat sesi pembacaan puisi dimana salah satu peserta membacakan puisi dengan menggunakan bahasa lokal dan menyebut Robongholo. Tanda-tanda bakal terjadi hujan deras memang sudah terlihat dimana ketika acara dimulai rintik hujan mulai turun. Meski demikian acara yang dilakukan dengan simbolik mematikan lampu selama 1 jam ini tetap berjalan bahkan semakin bermakna.
Ini lantaran seluruh tim kreatif mengajak tamu undangan dan peserta untuk berbasah-basahan berdiri di tengah lapangan dan berpegangan tangan membuat lingkaran kemudian mengheningkan cipta untuk merenung atas musibah yang terjadi di Sentani dan Kota Jayapura. “Aksi ini hanya sebuah simbol namun yang terpenting adalah bagaimana menjadikan gerakan ini sebagai kebiasaan dan terus dikembangkan,” kata Direktur WWF Program Papua, Benja Mambai. Ia kembali menegaskan bahwa persoalan lingkungan harus dimulai dari lingkup terkecil dan menjadi tanggungjawab semua.
Kata Benja persoala lingkungan terbanyak yang terjadi di Indonesia adalah gempa dan banjir bandang dan salah satu yang cukup parah serta menjadi perbincangan hangat di Jakarta adalah soal kondisi Gunung Cycloop dan kejadian banjir di Sentani. “Kejadian di Sentani menjadi pembelajaran yang juga penuh pesan, bagaimana ikut menjaga agar tak terlalu berdampak,” bebernya. Acara SO di tahun 2019 ini menjadi aksi ke 12 dengan melibatkan 170 negara dimana ada 30 kota yang ambil bagian dari Aceh hingga Papua. “Untuk Papua ada juga dilakukan di Asmat dan Merauke, kami berharap ini terus menyebar bagaimana sikap lebih peduli termasuk bentuk pelestarian terhadap alam,” pungkasnya. (ade/wen)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…