

Ilustrasi pengisian BBM menggunakan jerigen
MIMIKA — Pemerintah Distrik Mimika Baru mengancam akan langsung mencopot Ketua Rukun Tetangga (RT) yang terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah manipulasi kuota subsidi demi kepentingan pribadi maupun kelompok.
Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya dugaan praktik mafia BBM di lapangan, di mana satu orang dilaporkan dapat mengangkut hingga 20 sampai 30 jeriken minyak, sementara warga lain terpaksa pulang tanpa hasil. Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menyatakan pihak pemerintah akan langsung memproses penggantian ketua RT jika menerima laporan masyarakat yang terbukti benar setelah diverifikasi. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pengurus RT yang memanfaatkan BBM bersubsidi untuk mencari keuntungan sepihak.
Menurutnya, fungsi utama RT adalah menjadi perpanjangan tangan pelayanan publik dan menjaga ketertiban sosial di lingkungan, bukan alat merugikan rakyat kecil ataupun sekadar mengurus surat-surat administratif. Minyak tanah subsidi merupakan bantuan negara yang ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu, bukan untuk permainan oknum tertentu.
Page: 1 2
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…