

Ilustrasi pengisian BBM menggunakan jerigen
MIMIKA — Pemerintah Distrik Mimika Baru mengancam akan langsung mencopot Ketua Rukun Tetangga (RT) yang terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah manipulasi kuota subsidi demi kepentingan pribadi maupun kelompok.
Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya dugaan praktik mafia BBM di lapangan, di mana satu orang dilaporkan dapat mengangkut hingga 20 sampai 30 jeriken minyak, sementara warga lain terpaksa pulang tanpa hasil. Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, menyatakan pihak pemerintah akan langsung memproses penggantian ketua RT jika menerima laporan masyarakat yang terbukti benar setelah diverifikasi. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pengurus RT yang memanfaatkan BBM bersubsidi untuk mencari keuntungan sepihak.
Menurutnya, fungsi utama RT adalah menjadi perpanjangan tangan pelayanan publik dan menjaga ketertiban sosial di lingkungan, bukan alat merugikan rakyat kecil ataupun sekadar mengurus surat-surat administratif. Minyak tanah subsidi merupakan bantuan negara yang ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu, bukan untuk permainan oknum tertentu.
Page: 1 2
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…