

Primus Natikapereyau (foto:MOH. WAHYU WELEUBUN/CEPOS)
MIMIKA – Sudah lebih dari satu bulan proses penyelesaian tapal batas antara wilayah Kabupaten Mimika dengan kabupaten tetangga berlangsung. Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau saat ditemui, Selasa (27/1) mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan kembali ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) di Setda Kabupaten Mimika mengenai hasil pertemuan tersebut.
“Kami mau menanyakan ke Tapem, bagaimana dengan penyelesaian tapal batas yang pernah kami duduk tangal 16 Desember 2025 di Jakarta, kelanjutannya kan waktu itu diinformasikan bahwa akghir Januari 2026. Ini yang kami mau tanyakan sudah sampai di mana,” ujar Primus.
Lanjut dikatakan, masalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut karena mengingat kondisi masyarakat terutama di daerah yang menjadi titik konflik, yakni di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah sudah cukup menderita pasca insiden pembakaran rumah di Kampung Mogodagi dan fassilitas bandara Kapiraya pada 24 November 2025.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada 16 Desember lalu, kata Primus bukan saja tapal batas yang dibahas, namun Kementerian Dalam Negeri juga diminta untuk terjun langsung ke lapangan untuk mmelihat situasi serta menentukan kembali titik-titik yang menjadi batas wilayah kedua kabupaten.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…