

Kepala BPKAD Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih memperketat pengawasan proyek fisik guna meminimalisir temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait selisih volume pekerjaan dan kelebihan bayar.
Marthen menegaskan bahwa pada dasarnya setiap temuan harus segera diselesaikan berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan. Sebab pada saat audit beberapa waktu lalu, BPK lebih fokus pada laporan belanja kaungan Organisasi Perangkat Daerah.
Yang mana, menurutnya dari hasil audir terdapat beberapa temuan administrasi seperti kekurangan volume pada kegiatan yang tidak sesuai.
“Sebenarnya itu bukan temuan, bukan juga penyalahgunaan anggaran, namun ada kesalahan administrasi seperti kekurangan volume terhadap suatu pekerjaan,” ungkap Marthen saat ditemui, Senin (26/1).
“Dengan adanya kesalahan pada administrasi pekerja ini, dapat menjadi perhatian kepada pihak ketiga untuk memperhatikan pekerjaan di lapangan. Kekurangan volume ini juga kemungkinan dikarenakan kurangnya pengawas dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK),” tambahnya.
Page: 1 2
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…