

Rudolf Bonay (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Loka Pengawasan Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Mimika mencatat, di wilayah Provinsi Papua Tengah, produk kosmetik Tanpa Izin Edar (TIE) banyak ditemukan beredar di Timika dan Nabire. Hal ini diungkapkan Kepala Loka POM di Kabupaten Mimika, Rudolf Bonay saat ditemui wartawan di ruangannya, Kamis (25/9).
Rudolf menerangkan bahwa wilayah kerja Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika mencakup delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah. Pengawasan yang dilakukan dimulai dari obat-obatan, makanan, kosmetik, suplemen makanan, termasuk pangan-pangan olahan.
Jenis pengawasan yang dilakukan adalah pengawasan sebelum beredar dan sesudah beredar. Loka POM akan melakukan pengawasan pada sarana produksi seperti produksi makanan hingga sarana produksi tradisional.
Kemudian, pengawasan setelah beredar dilakukan dengan cara melakukan intensifikasi di sarana distribusi seperti toko dan sebagainya, serta melakukan uji sampel di laboratorium.
Kata Rudolf, petugas Loka POM di Kabupaten Mimika juga melakukan pengawasan melalui platform jual beli online, seperti sosial media Facebook, Instagram, Shopee, Tokopedia dan lain sebagainya. Dari pengawasan tersebut, banyak ditemukan produk-produk kosmetik Tanpa Izin Edar.
Page: 1 2
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa saat ini tim terpadu atau Garnisun terus…
Ia menambahkan, pada awal bulan lalu Pemkot Jayapura juga telah menyalurkan enam unit kendaraan dinas…
Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu…
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah…
Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…