

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anthonius Welerubun. (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA — Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap data anak putus sekolah di wilayahnya. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anthonius Welerubun saat ditemui, Jumat (24/7) membenarkan hal tersebut.
Anthonius mengungkapkan bahwa langkah ini diambil lantaran data awal yang mencatat sebanyak 7.000 anak putus sekolah ditenggarai tidak akurat.
Ia menyebut, pihaknya menemukan sejumlah ketidaksesuaian data di lapangan, mulai dari warga yang sudah meninggal dunia hingga murid yang telah menyelesaikan pendidikan namun masih tercatat sebagai anak putus sekolah.
“Data awal itu sekitar 7.000-an, tetapi menurut saya tidak valid. Ada yang sudah meninggal dunia atau sudah lulus sekolah, tetapi namanya masih terdaftar,” jelas Anthonius, Jumat (24/7).
Guna memperoleh data yang presisi, Dinas Pendidikan Mimika kini berkoordinasi secara intensif dengan bidang teknis internal serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika.
Sebagai langkah penanganan cepat, Dinas Pendidikan menyiapkan intervensi melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di berbagai wilayah. Program nonformal ini dirancang untuk menjaring anak-anak usia sekolah yang terputus dari jalur pendidikan formal agar tetap memperoleh hak belajar.
Langkah verifikasi dan penanganan ini selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam mensukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…