Efek sedotan siklon tropis ini diperkirakan masih memicu potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Mimika sampai Sabtu, 26 September 2026.
Meski siklon tropis kerap membawa risiko angin kencang, dampak dominan yang dirasakan masyarakat Mimika saat ini terbatas pada peningkatan curah hujan. Namun, pasokan air hujan ini tak dirasakan merata. Wilayah pegunungan Mimika—yang telah merana akibat kekeringan selama hampir enam bulan terakhir—tetap tak tersentuh hujan.
“Wilayah pegunungan cenderung dingin tetapi kering. Apalagi El Nino masih kuat hanya berpotensi hujan beku tetapi tidak terjadi hujan,” jelasnya.
“Wilayah yang berpotensi hujan adalah daerah pesisir dan wilayah kota kalau siklon tropis yang dicurigai itu masih ada. Tapi nanti 26 September akan berakhir, kita akan kembali ke kemarau,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…